Thoughts on Almost Finding The One

Karena aku tipe orang yang lebih mudah mengutarakan perasaan dalam bentuk tulisan dibanding omongan, ini tulisan untuk kamu.

Aku dulu berdoa sama Tuhan supaya cepet-cepet dipertemukan dengan jodohku. Tapi kalau cepet-cepet mungkin ngga ketemu kamu. Awalnya aku nyaman aja, sama kamu bisa ngobrol banyak dan aku bisa cerita macem-macem hal. Aku sampe sempet berpikir kalau finding the one tuh simply atas dasar rasa nyaman..

Tapi ngeliat kamu, di perjalanan kita yang baru sebentar tapi udah roller coaster banget ini, aku sadar nyaman aja ngga cukup untuk bisa bertahan. Nyaman emang punya kontribusi besar sih.. tapi lebih dari itu, kamu nunjukin kalau kamu baik dan bertanggung jawab. Kamu dewasa banget menghadapi banyak hal yang kita alami. Kamu simply do all the necessary things yang bikin kita bertahan. Itu semua membuat aku semakin yakin sama kamu. Kamu sebaik itu.

Kalau mengutip Nayyirah Waheed, someone can be madly in love with you and still not be ready. They can love you in a way you have never been loved and still not join you on the bridge. And whatever their reasons, you must leave. Because you never ever have to inspire anyone to meet you on the bridge. You never ever have to convince someone to do the work to be ready. There is more extraordinary love, more love that you have never seen, out here in this wide and wild universe. There is the love that will be ready. Kamu, somehow berhasil buat aku yakin, kalau kali ini.. this is the love that will (soon) be ready.

Aku ngga tau Tuhan punya rencana apa buat kita. Tapi semoga Tuhan punya rencana yang baik, yang ngga bikin kita harus pisah. Yang ngga bikin aku dan kamu sedih. Semoga Tuhan punya pendapat yang sama kayak aku, bahwa kamu orang yang aku butuh dan sebaliknya. Semoga Tuhan bisa merasakan apa yang aku rasakan sampe Tuhan ngga tega kalau harus misahin aku dan kamu.

Sejungkir balik apapun hidup kita ke depannya, i can’t wait to hop on the journey with you.

Aku berterima kasih banget sama Tuhan karena udah jawab doa-doaku, lebih dari yang aku minta. Semoga Tuhan selalu kasih rasa sayang yang banyak buat aku dan kamu untuk dibagi berdua dan ke orang lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s