Talking ’bout Resolution

It’s 2019 already!

Banyak yang bilang, new year is just another day pass by. Iya juga, tapi kadang manusia butuh momentum untuk memulai sesuatu. Tahun baru sering dijadikan momentum untuk memulai hal baik atau membuat resolusi yang memberikan perubahan besar dalam hidup. So, yes, it’s just another day – which might be the day when something big begins.

Kalau bicara resolusi, seberapa sering sih resolusi biasanya tercapai? Dulu banget aku punya daftar resolusi yang cukup panjang setiap tahunnya. Ternyata, resolusi yang banyak itu kurang efektif. Entah berhenti di tengah tahun atau justru telat dan baru dimulai menjelang akhir tahun. Sejak 4 tahun yang lalu, tepatnya di 2016, aku mengganti caraku membuat resolusi. Instead of a long list, I made one simple sentence which I committed to throughout the year.  Di 2016 resolusiku adalah: do not hesitate in doing good deeds. Aku ngga buat resolusi apa-apa di 2017 dan di 2018 kemarin, resolusiku: live a balance life.

Dengan niat yang kuat, kalimat simpel itu bisa membawa segala hal yang kita lakukan ke arah tercapainya resolusi tersebut. Misalnya, kalau aku lagi ragu untuk bantu orang, aku inget bahwa aku punya resolusi untuk selalu berbuat baik tanpa paksaan. Atau, tahun lalu aku jadi tergerak untuk rutin olahraga dan membatasi konsumsi gula karena kata-kata ‘hidup sehat’ terngiang-ngiang terus. Hal yang simpel dan fleksibel (bukan to do list: ke gym 3 kali seminggu, minum kopi maksimal 2 kali sehari, plank 1 menit tiap pagi, dan lain-lain yang melelahkan) lebih mudah untuk di-maintain dan dijaga sustainability-nya.

Satu hal penting lagi tentang resolusi, kita harus tau seberapa penting resolusi tersebut dan apa yang akan kita dapat kalau resolusinya tercapai. Sebelum membuat resolusi hidup seimbang, aku banyak baca tentang pentingnya olahraga, bahaya gula, kenapa badan harus fit, dan aku waktu itu sadar banget jaman sekarang banyak penyakit yang diderita oleh orang-orang yang masih muda. Jadi aku sadar sepenuhnya kalau mencapai resolusi hidup seimbang itu penting. Kalau sudah tercapai, aku akan dapat reward kesehatan dan mudah-mudahan dapat pahala juga karena sudah menjaga pemberian Tuhan dengan sebaik-baiknya. Kalau sudah tau background dan objective-nya, jadi semakin semangat deh menggapai resolusi. Plus, dukungan dari orang-orang terdekat juga bisa membantu πŸ˜‰

Terus, apa resolusiku di 2019? Aku mau punya kehidupan sosial (habluminannas) yang baik. Fingers crossed, bisa tercapai. Semoga apapun rencana dan resolusi kalian di tahun ini bisa terlaksana juga.. πŸ™‚

β™₯ Atiqah Zulfa Nadia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s