Gigi Bayi-bayi

Hiii there! Kembali lagi aku menulis dan berbagi di media ini. Kali ini mau cerita tentang gigi bayi!

Eh kenapa tuh, kok gigi bayi? Emang bayi udah punya gigi? Yes, umumnya bayi mulai punya gigi di usia 6 bulan ke atas. Tapi ada juga yang sebelum itu. Contohnya? Ya Hannah dan Mahira! Disclaimer dulu nih, yang lebih cepat ini bukan berarti lebih baik – dan as far as i’m concerned, lebih cepat dalam hal tumbuh gigi juga bukan indikasi yang berbahaya.

Hannah baru lahir banget giginya udah 2! Bikin kaget kayak headline detik.com. Ketika tanya sama dokter anaknya, dikasih info bahwa ini namanya natal teeth. Langsung deh browsing-browsing tentang natal teeth ini di Google.

Dari hasil riset ala-ala, ternyata penyebab dari munculnya natal teeth ini belum diketahui secara pasti. Ada juga kondisi lain di mana gigi tumbuh setelah lahir yang disebut neo natal teeth. Entah Mahira termasuk yang ini atau bukan, tapi giginya mulai tumbuh di usia 3 bulanan. Emang anak ibu hobinya cepet-cepetan tumbuh gigi kali ya..

Aku juga sempet tanya ke akun little.toothfairy di Instagram milik dokter gigi anak drg. Stella tentang kondisi Hannah waktu itu. Dijelaskan bahwa giginya perlu dirawat seperti biasa saja, kayak merawat gigi susu, jadi harus dibersihkan rutin.

Yang lucu, dulu ada salah seorang dokter anak yang insist agar gigi Hannah dicabut karena menjadi salah satu potensi faktor Hannah sulit menyusu. Waktu itu langsung konsul ke dokter gigi anak drg. Annisa Ramalia. Menurut beliau, akar giginya kuat dan ini basically adalah gigi susu. Jadi ngga perlu dicabut. Emangnya mau anak kita ompong terus sampai nanti gigi dewasanya tumbuh?

Alhamdulillah ngga jadi dicabut. Bisa diledekin temen sekolahnya nanti kalau ompong terus. Dan sebetulnya gigi bukan hal yang mengganggu kok saat menyusu. Yang paling penting itu pelekatan, pelekatan, dan pelekatan.

Gigi Hannah yang berikut-berikutnya tumbuh sewajarnya aja, kayak bayi-bayi lain. Kondisinya juga sampai sekarang baik. Insya Allah Mahira juga nanti begitu yah. Sekarang dia giginya udah 3!

Jadi, natal teeth dan neo natal teeth memang kondisi yang cukup wow karena bikin kaget. Tapi bukan berarti hal yang buruk. Kalau ada yang mengalami juga, cari informasi terpercaya dan kalau bener-bener penasaran atau khawatir, insting orangtua tuh paling ngga bisa dicuekin, periksakan ajaa ke dokter gigi anak. Mereka deh yang ahlinya.

Cara aku merawat gigi gigi bayi ini sama aja kok ngga ada yang spesial.. sekalian merawat rongga mulut secara keseluruhan. Awalnya pakai kasa dan air hangat matang. Lalu pakai silicone brush dan sedikit pasta gigi anak (pas udah mulai makan). Jangan lupa kudu yang berflouride kalau kata para dokgi alias dokter gigi. Semenjak satu tahun, Hannah mulai pakai sikat gigi stage 1 untuk anak-anak (pakai Oral B karena dia lengkap stage-nya dan gemes gambarnya). Dulu masih selalu disikatin. Lama kelamaan, mau sikat sendiri. Kadang gemas juga takut ngga bersih, tapi bismillah aja sambil dipantau terus.

Terakhir, ya sempetin cek cek ke dokter gigi anak meski cukup menguras kantong ya.. tapi setidaknya bisa jadi early detection kalau ada apa-apa.

Okedeh cukup sekian dulu ceritaku kali ini. Kalau ada yang punya pengalaman sama gigi bayi yukk sharing-sharing 🙂

❤ Atiqah

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s